Makalah Sistem Komputer
Fetching, Decoding dan Executing
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Kelompok
Mata Pelajaran Sistem Komputer

Kelompok .... :
Ketua : Widia Hidayati - 131410029
Anggota :
1. Ina Trisnawati- 131410050
2. Gandi Nugraha - 1314100
3. Misbahul Munir - 1314100
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
S M K
AS-SYUKRON
2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur
atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan
petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah dengan judul
“SISTEM KOMPUTER”, yang mana makalah ini disususn bertujuan untuk
memenuhi tugas sekolah dengan mata pelajaran SISTEM KOMPUTER di SMK As-Syukron Limbangan.
petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah dengan judul
“SISTEM KOMPUTER”, yang mana makalah ini disususn bertujuan untuk
memenuhi tugas sekolah dengan mata pelajaran SISTEM KOMPUTER di SMK As-Syukron Limbangan.
Penulis
menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan keterbatasan
dalam penyajian data dalam makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan
kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan
makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan
pembaca.
dalam penyajian data dalam makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan
kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca demi kesempurnaan
makalah ini. Semoga makalah ini berguna dan dapat menambah pengetahuan
pembaca.
Demikian
makalah ini penulis susun, apabila ada
kata- kata yang kurang
berkenan dan banyak terdapat kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesar-
besarnya.
berkenan dan banyak terdapat kekurangan, penulis mohon maaf yang sebesar-
besarnya.
Limbangan , 25
januari 2015
Penulis
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar
i
Daftar Isi
ii
BAB I PENDAHULUAN
1
1.
LATAR
BELAKANG
1
2.
MAKSUD
DAN TUJUAN
1
BAB II LANDASAN TEORI
2
1. Siklus Instruksi ...............................................................................................3
2. Fetch ...............................................................................................................3
3. Decode.............................................................................................................5
4. Execute............................................................................................................5
5. Store ...............................................................................................................5
6. Siklus Fetch ....................................................................................................5
7. Siklus decode..................................................................................................6
BAB
III PENUTUP ..........................................................................................7
A. KESIMPULAN
...............................................................................7
B. SARAN
................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................8
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Komputer merupakan alat modern yang
tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari mengerjakan
pekerjaan kantor, multimedia, bahkan hiburan. Dewasa ini perkembangan
komputer semakin berkembang dan masih akan terus berkembang tanpa batas.
Kita sebagai manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan kemajuan
teknologi khususnya bidang komputerisasi agar kita tidak termakan oleh
alat yang kita buat sendiri.
Saat ini komputer hampir dapat dijumpai
di setiap kantor pemerintah, perusahaan, sekolah, atau bahkan rumah
tangga. Perkembangan teknologi komputer yang pesat, khususnya di bidang
perangkat lunak, membuat computer menjadi semakin user friendlydan
telah menjadikannya suatu kebutuhan bagi kalangan tertentu, misalnya
kalangan bisnis. Dalam melakukan pekerjaan mereka sangat tergantung pada
komputer. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai pengganti mesin tik
ataupun alat hitung, namun kini juga banyak digunakan dalam membantu
pembuatan keputusan penting.
Atas dasar itu penulis mencoba
membahasnya dalam bentuk karya tulis dengan harapan dapat berguna
bagi orang lain khususnya bagi penulis.
2. Maksud dan Tujuan
Pembuatan
makalah ini dimaksudkan agar kita dapat memahami lebih jelas dan
mengetahui lebih dalam tentang apa itu siklus
instruksi, Fetching,
Decoding dan Executing yang berada dalam lingkup Sistem Komputer.
BAB II
LANDASAN TEORI
1. Siklus Instruksi

Penjelasan siklus intruksi
Siklus intruksi merupakan rangkaian tahapan operasi, yaitu operasi pengambilan (fetch), indirect, eksekusi dan pengolahan interupsi bila ada.
Siklus intruksi merupakan rangkaian tahapan operasi, yaitu operasi pengambilan (fetch), indirect, eksekusi dan pengolahan interupsi bila ada.
OPERASI PENGAMBILAN
1. Memory Address Register (MAR), dihubungkan pada bus alamat,untuk menspesifikasikan alamat di dalam memori untuk operasi baca atau simpan.
2. Memory Buffer Register (MBR), dihubungkan pada bus data untuk menyimpan data yang akan digunakan untuk operasi dan data akan disimpan di memory.
3. Program Counter (PC), untuk menampung alamat intruksi berikutnya yang akan diambil.
4. Intruksi Register (IR), untuk menampung intruksi terakhir yang diambil.
1. Memory Address Register (MAR), dihubungkan pada bus alamat,untuk menspesifikasikan alamat di dalam memori untuk operasi baca atau simpan.
2. Memory Buffer Register (MBR), dihubungkan pada bus data untuk menyimpan data yang akan digunakan untuk operasi dan data akan disimpan di memory.
3. Program Counter (PC), untuk menampung alamat intruksi berikutnya yang akan diambil.
4. Intruksi Register (IR), untuk menampung intruksi terakhir yang diambil.
LANGKAH-LANGKAH SIKLUS PENGAMBILAN :
1. Alamat intruksi berikutnya dimuat ke PC.
2. Memindahkan alamat ke MAR
3. Kontrol unit menspesifikasikan perintah READ.
4. Hasil data dari memory diletakkan ke bus data.
5. Data dari bus data dikirim ke MBR
6. PC menambah 1 nilainya
7. Data intruksi dipindahkan dari MBR ke IR
8. MBR sekarang bebas untuk fetch berikutnya.
2. Memindahkan alamat ke MAR
3. Kontrol unit menspesifikasikan perintah READ.
4. Hasil data dari memory diletakkan ke bus data.
5. Data dari bus data dikirim ke MBR
6. PC menambah 1 nilainya
7. Data intruksi dipindahkan dari MBR ke IR
8. MBR sekarang bebas untuk fetch berikutnya.
SIKLUS TAK LANGSUNG
– Setelah siklus pengambilan, siklus berikutnya adalah mengambil operand sumber.
– Dengan asumsi format intruksi satu alamat, dimana pengalamatan langsung dan tak langsung diijinkan.
– Apabila operasi tersebut menspesifikasi alamat tak langsung, maka siklus tak langsung harus mendahului siklus eksekusi. Contoh aliran data tak langsung dalam operasi mikro
t1 : MAR c (IRaddress)
t2 : MBR c (memory)
t3 : Iraddress c (MBRaddress)
2. Fetch
Fetch adalah siklus
pengambilan data ke memori atau register.
Program software
untuk memindahkan file yang dikembangkan oleh Dartmouth College untuk
Macintosh. Program ini menyediakan akses ke FTP yang bersifat user friendly.
Mendapatkan instruksi dari Main Memory, Instruksi berikutnya diambil dari
alamat memori yang tersimpan saat ini dalam Kontra
Program (PC), dan
disimpan dalam Instruksi
mendaftar (IR). Pada
akhir operasi fetch, poin PC ke instruksi berikutnya yang akan dibaca pada
siklus berikutnya.
Berikut adalah contoh aliran data siklus
pengambilan(fetch cycle) :
- Urutan
kejadian selama siklus instruksi tergantung pada rancangan CPU.
- Asumsi:
sebuah CPU yang menggunakan register memori alamat (MAR), register memori
buffer (MBR), pencacah program (PC) dan register instruksi (IR).
Prosesnya :
- Pada
saat siklus pengambilan (fetch cycle), instruksi dibaca dari memori.
- PC
berisi alamat instruksi berikutnya yang akan diambil.
- Alamat
ini dipindahkan ke MAR dan ditaruh di bus alamat.
- Unit
control meminta pembacaan memori dan hasilnya disimpan di bus data dan disalin
ke
MBR dan kemudian dipindahkan ke IR.
- PC
naik nilainya 1, sebagai persiapan untuk pengambilan selanjutnya.
- Siklus
selesai, unit control memeriksa isi IR untuk menentukan apakah IR berisi
operand
specifier yang menggunakan pengalamatan tak
langsung.
Ada 4 Registers yang ada di dalam
fetch:
1.
ƒ Memory Address Register (MAR)
Terkoneksi
dengan address bus
MAR
melakukan spesifikasi address untuk operasi baca atau tulis
2.
ƒ Memory Buffer Register (MBR)
Terkoneksi
dengan data bus
Menyimpan
data untuk di tulis atau menyimpan data terakhir yang dibaca
(Holds data to write or last data read)
3.
Program Counter (PC)
Menyimpan
address instruksi berikut yang akan di akses(holds address of next instruction
to be fetches)
4.
Instruction Register (IR)
Menyimpan
address instruksi terakhir yang diakses (Holds last instruction
fetched)
fetch merupakan peristiwa
pengambilan perintah dan data yang diperlukan. Fetch merupakan proses mengambil
atau membawa instruksi dari memori utama ke CPU.
Istilah fetch ini disebut juga dengan instruction fetch,
fetch phase, fetch cycle, atau instruction cycle.
Operasi fetch ini selalu yang pertama dilakukan oleh CPU
terutama untuk mendapatkan informasi atau data tentang instruksi yang
dikerjakannya.
Pertama
kali yang dilakukan mengambil instruksi dan data dari luar chip, biasanya dari DRAM. Misalnya perintah
matematika sederhana untuk penambahan bilangan. Dalam beberapa kasus, data yang
digunakan oleh suatu instruksi sudah termasuk di dalamnya, sedangkan dalam
beberapa kasus lain, suatu instruksi langsung menunjukkan alamat dimana data
yang akan diproses berada. Lokasi dimana alamat data yang akan diproses berada
tersebut dengan address.
Jadi
dalam perintah penambahan, yaitu “add” bisa langsung berupa
nilai dari dua bilangan yang akan ditambahkan atau alamat dimana nilai x dan
nilai y berada, yang disebut dengan address x dan address y. Sebuah instruksi
sebenarnya terdiri dari dua bagian, dimana bagian pertama merupakan aksi yang
akan dijalankan yang disebut dengan opcode, dan bagian kedua adalah data yang
akan dikerjakan yang disebut dengan operand. Dalam contoh instruksi matematika
untuk penambahan bilangan tadi, penambahan sendiri instruksinya adalah add, inilah
yang disebut dengan opcode. Sedangkan address yang menunjukkan alamat dari
nilai x dan nilai y, yang disebut dengan address x dan address y disebut dengan
operand.
3. Decode
Decoding adalah kebalikan dari encoding, yang merupakan proses mengubah
informasi dari satu format ke lain. Menerjemahkannya ke dalam perintah komputer, Decode
menafsirkan instruksi. Selama siklus ini instruksi di dalam IR (instruksi
pendaftaran) akan diterjemahkan.
Decoder instruksi
menafsirkan dan mengimplementasikan instruksi. memegang instruksi saat ini,
sementara program counter (PC) memiliki alamat dalam memori dari instruksi
berikutnya akan dieksekusi.
4. Execute
CPU
menyajikan nilai dari program counter (PC) di bus alamat. CPU kemudian
menjemput instruksi dari memori utama melalui bus data ke memori dari MDR
tersebut kemudian ditempatkan ke dalam register instruksi saat ini (CIR),
sebuah sirkuit yang menyimpan instruksi sementara sehingga dapat diterjemahkan
dan dieksekusi.
Instruksi menjalankan program yang telah dikompilasi
oleh komputer.
Sebenarnya
proses perintah, Fase eksekusi akan di pulsa clock berikutnya. Jika
instruksi memiliki alamat tidak langsung ,
alamat efektif dibaca dari memori utama, dan setiap data yang dibutuhkan
diambil dari memori utama untuk diolah dan kemudian ditempatkan ke dalam
register data (Jam Pulse: T 3). Jika instruksi ini
langsung, tidak ada yang dilakukan pada pulsa clock. Jika ini adalah instruksi
I / O atau instruksi Register, operasi dilakukan (dijalankan) di Pulse jam.
5. Store
Menulis hasilnya ke Memori Utama.

6. Siklus Fetch
Instruksi – instruksi
yang dibaca akan dibuat dalam register
instruksi (IR). Instruksi – instruksi ini dalam bentuk kode – kode binner
yang dapat diinterpretasikan oleh CPU kemudian dilakukan aksi yang diperlukan.
Aksi – aksi ini dikelompokkan menjadi empat katagori, yaitu :
- CPU – Memori, perpindahan data dari CPU ke memori dan sebaliknya.
- CPU –I/O, perpindahan data dari CPU ke modul I/O dan sebaliknya.
- Pengolahan Data, CPU membentuk sejumlah operasi aritmatika dan logika terhadap data.
- Kontrol, merupakan instruksi untuk pengontrolan fungsi atau kerja. Misalnya instruksi pengubahan urusan eksekusi.

Diagram siklus instruksi
Perlu
diketahui bahwa siklus eksekusi untuk suatu instruksi dapat
melibatkan lebih dari sebuah referensi ke memori. Disamping itu juga,
suatu instruksi dapat menentukan suatu operasi I/O. Perhatikan gambar diagram
siklus instruksi di atas .
- Instruction Addess Calculation (IAC), yaitu mengkalkulasi atau menentukan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi.
- Instruction Fetch (IF), yaitu membaca atau pengambil instruksi dari lokasi memorinya ke CPU.
- Instruction Operation Decoding (IOD), yaitu menganalisa instruksi untuk menentukan jenis operasi yang akan dibentuk dan operand yang akan digunakan.
- Operand Address Calculation (OAC),yaitu menentukan alamat operand, hal ini dilakukan apabila melibatkan referensi operand pada memori.
- Operand Fetch (OF), adalah mengambil operand dari memori atau dari modul I/O.
- Data Operation (DO), yaitu membentuk operasi yang diperintahkan dalam instruksi.
- Operand store (OS), yaitu menyimpan hasil eksekusi ke dalam memori.
7. Siklus Decode
Decoder instruksi
menafsirkan dan mengimplementasikan instruksi. Selama siklus ini instruksi di
dalam IR (instruksi pendaftaran) akan diterjemahkan.
Memegang instruksi saat ini,
sementara program counter (PC) memiliki alamat dalam memori dari instruksi
berikutnya akan dieksekusi.
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
Bahwa siklus-siklus yang terjadi dalam sebuah
PC itu saling berhubungan satu sama lain dan akan bertambah
baik ke alamat instruksi berikutnya atau diperbarui ke alamat yang berbeda di
mana instruksi berikutnya akan diambil. siklus tersebut kemudian diulang. Demikian yang
bisa kami simpulkan, semoga makalah ini bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya dan
teman-teman pada umumnya.
2. Saran
Apabila makalah ini terdapat kekurangan
maupun kesalahan dalam
penulisan / pembahasan kami mengucapkan mohon maaf dan jangan pernah sungkan untuk mengkritik.
Terima kasih.
DAFTAR PUSTAKA
di
buka pada hari minggu tanggal 25 januari
2015 pukul
13:20
di
buka pada hari minggu tanggal 25 januari
2015 pukul
13:45
di
buka pada hari minggu tanggal 25 januari
2015 pukul
14:10
di
buka pada hari minggu tanggal 25 januari
2015 pukul
14:22
di
buka pada hari minggu tanggal 25 januari
2015 pukul
14:55
di
buka pada hari minggu tanggal 25 januari
2015 pukul
15:15


